METRO, LAMPUNG – Agree Media Publishing sukses melanjutkan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung pada Selasa, 15 Juli 2025. Kolaborasi ini diwujudkan melalui podcast Agree Media Publishing bertajuk “Scopus Bukan Mimpi” yang menghadirkan narasumber Bapak Wahyu Abdul Jafar, M.H.I. dengan Nadiya Arisandi (Manager Public Relation) sebagai Host, Ibu (Director Agree Media Publishing) Dr. Oriza Agustin, M.Si. Aina Oktaviani (Asistant Public Relation) Live Report Crew, Ustadzah Yulianti, Lc.,M.Pd.I sebagai (Arabic Editor dan Writer), dan Annisaul Azizah, Fina Ayu Andira, Selvia Ramadhani, dan Septi Fitria Ramadhani sebagai Floor Director. Acara ini disiarkan langsung dari kantor Galeri Agree Media Publishing melalui platform Instagram dan YouTube Agree Media Publishing.

Peran Penting Narasumber dalam Menginspirasi Publikasi Ilmiah
Bapak Wahyu Abdul Jafar, M.H.I., merupakan seorang akademisi berpengalaman yang mengampu mata kuliah penulisan artikel ilmiah di Fakultas Syariah dan menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian UIN Jurai Siwo Lampung. Keahlian beliau dalam publikasi ilmiah tidak diragukan lagi; ia adalah editor di jurnal Milrev Scopus Q1 dan reviewer Sinta 2 Jurnal Akademika UIN Jurai Siwo Lampung. Di luar kampus, beliau juga aktif sebagai reviewer Scopus Jurnal Istinbat di IAIN Curup, reviewer Sinta 2 Madania Jurnal UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu, serta reviewer Sinta 2 Jurnal Tamaddun Malaysia.

Wadah Publikasi Mahasiswa dan Civitas Akademika
Podcast ini menjadi kelanjutan konkret dari MoU yang telah terjalin beberapa pekan lalu antara Agree Media Publishing dengan Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung. Salah satu dosen Fakultas Syariah Ketua Program studi Hukum Keluarga Islam yaitu Ibu Nency Dela Oktora,M.Sy., turut menjadi komunikator antara narasumber dengan penerbit Agree Media, khususnya dalam bidang publikasi dan karya rekam. Dekan Fakultas Syariah, Bapak Husnul Fatarib, Ph.D., menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi wadah publikasi yang sangat berarti bagi mahasiswa dan seluruh civitas akademika di Fakultas Syariah UIN Jurai Siwo Lampung.

Scopus: Bukan Lagi Sekadar Mimpi, Melainkan Kenyataan
Mengangkat tema yang inspiratif, “Scopus Bukan Mimpi”, acara podcast ini berhasil membuka wawasan luas mengenai publikasi artikel ilmiah. Diskusi mencakup strategi, teknis penulisan, hingga fakta-fakta menarik seputar Scopus. Peserta dan penonton daring kini memahami bahwa Scopus bukan hanya bisa ditembus oleh segelintir orang, melainkan dapat dijangkau oleh semua kalangan yang memiliki kemauan dan usaha.
Salah satu bukti nyata keberhasilan ini adalah Ayu Sari Ningsih, mahasiswa bimbingan Bapak Wahyu dari Fakultas Syariah jurusan Hukum Keluarga Islam angkatan 20. Ayu berhasil mencetak sejarah baru bagi UIN Jurai Siwo Lampung dengan menembus jurnal Scopus melalui artikelnya berjudul “Reforming Islamic Family Law: The Relevance of Ibn Qayyim Al-Jawziyyah Concept of Legal Change”. Artikel ini mengangkat isu transformasi hukum keluarga Islam dengan pendekatan kontekstual terhadap pemikiran Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah.
Kunci Menembus Jurnal Bereputasi: Niat dan Aksi Nyata
Bapak Wahyu menekankan pentingnya niat dan keterampilan menulis yang baik dalam proses publikasi ilmiah, seperti yang disampaikan Beliau bahwa kurikulum itu harus fleksibel dan mengikuti kebutuhan, seperti di Fakultas Syariah sudah dua kurun waktu terakhir menetapkan mata kuliah penulisan artikel ilmiah dan mata kuliah AI (Artificial Intelligence). “AI (Artificial Intelligence) itu harus kita gunakan secara bijak, AI dalam penulisan artikel ilmiah dapat menjadi penguat bukan untuk pemikir,” ujar Beliau, “Scopus itu awalnya saja perlu adaptasi. Gambaran yang sulit itu di awal-awal saja, tetapi kalau sudah berjalan itu akan mudah. Skill menulis juga dibutuhkan, dan langkah awal adalah cari rumah jurnal yang relevan dan bereputasi,” Sambung Bapak Wahyu (15/7/25).

Beliau menutup diskusi dengan pesan motivasi yang kuat: “Mimpi itu tidak bisa terwujud jika hanya teori saja, namun harus direalisasikan dengan aksi. Teruslah maju dan berjuang.” Pernyataan ini menegaskan bahwa Scopus dapat ditembus oleh siapa pun asalkan memiliki niat, kemauan, dan kesabaran untuk terus berusaha.
Harapan untuk Peningkatan Kualitas Akademik
Dengan terlaksananya podcast “Scopus Bukan Mimpi” dan terjalinnya kembali kolaborasi ini, diharapkan semangat dan optimisme untuk publikasi ilmiah dapat terus meningkat di kalangan mahasiswa dan dosen UIN Jurai Siwo Lampung. Inisiatif seperti ini menjadi jembatan penting untuk meningkatkan kualitas riset dan kontribusi akademik Indonesia di kancah internasional, sekaligus membuktikan bahwa dengan dedikasi dan panduan yang tepat, mencapai publikasi di jurnal bereputasi global seperti Scopus bukanlah sekadar mimpi, melainkan target yang realistis dan bisa dicapai oleh setiap akademisi.(ND/AO)