
Yosomulyo, Metro_ 30 November 2025. Gerakan literasi di Kota Metro kembali mendapat ruang baru. Agree Media resmi berkolaborasi dengan Payungi dalam membangun Kampung Buku dan Literasi sebagai wadah pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, edukasi kreatif, dan ruang ekspresi positif bagi anak muda. Langkah ini menjadi momentum baru untuk membangkitkan budaya membaca, menulis, dan berkarya pada generasi muda, khususnya di wilayah Metro yang selama ini dinilai masih membutuhkan ruang edukasi alternatif di luar sekolah formal.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Fajar Prasetya, S.Pd, Ibu Oriza Agustin M.Si., Bapak Dharma Setiawan ,M.E., Bapak Luthfi Ilhami, M.Kom., Ibu Nurul Amirah, S.Pd., Aina Oktaviani, Fikri Muhammad Hanif, Andi Saputra, Nikmatus Sa’adah, Reva Dinda Monika dan Jea Aprilia.
Stand Berkonsep Seni, Mural sebagai Daya Tarik Edukasi
Agree Media menampilkan stand dengan sentuhan visual yang baru dan berbeda. Stand dihias mural hasil karya seniman Kota Metro, menghadirkan perpaduan antara literasi dan seni sebagai media edukasi yang menyenangkan bagi pengunjung. Mural tersebut bukan hanya dekorasi, tetapi juga simbol bahwa literasi dapat hadir dalam bentuk apapun tulisan, gambar, seni, kreativitas, dan kolaborasi. Pengunjung banyak mengapresiasi tampilan stand karena menghadirkan nuansa edukatif dan artistik secara bersamaan.
Pemantik Inspiratif oleh Bapak Dharma Setiawan, M.E.
Dalam sesi pemantik inspirasi, Bapak Dharma Setiawan, M.E. menyampaikan pesan moral yang mendalam tentang peran manusia di tengah masyarakat. Jadi, manusia harus bermanfaat bagi sesama manusia lainnya, jangan sampai kita disibukkan dengan keburukan. Bapak Dharma juga menekankan bahwa menulis adalah salah satu cara meninggalkan jejak kebaikan di muka bumi, Literasi bukan hanya aktivitas akademik, melainkan bentuk kontribusi dan manfaatan jangka panjang.
“Jika kita bukan anak raja, maka menulislah,” ujarnya, mengajak generasi muda untuk mengekspresikan gagasan dan pemikiran melalui tulisan.
Misi Literasi dan Dakwah Sosial untuk Anak-Anak Metro
Sejalan dengan pesan tersebut, Ibu Oriza Agustin, M.Si., turut menegaskan bahwa gerakan literasi yang dibangun bukan semata-mata berorientasi bisnis. Beliau menambahkan bahwa literasi tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membangun karakter dan akhlak. Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi kreatif, berdaya pikir kritis, dan berakhlak baik.
“Literasi kita sangat penting, karena ini bukan Cuma bisnis saja tetapi juga membawa misi literasi dakwah untuk anak-anak di Kota Metro yang masih sangat minim,” jelasnya.
Kota Metro sebagai Ruang Tumbuhnya Budaya Literasi
Program Kampung Literasi yang digagas Agree Media dan Payungi diharapkan menjadi embrio perjuangan literasi yang berkelanjutan, tidak hanya sekadar event, tetapi menjadi ekosistem dan kebiasaan baru bagi masyarakat. Dengan adanya ruang edukasi berbasis komunitas dan kolaborasi, kegiatan literasi diharapkan terus berkembang melalui:
Pelatihan menulis dan membaca
Pojok baca dan kelas literasi anak
Workshop dan diskusi publik
Pameran karya dan seni literasi
Gerakan literasi diyakini mampu mengangkat derajat masyarakat, membuka ruang kreativitas, serta membangun citra Kota Metro sebagai kota yang peduli pendidikan, ekonomi kreatif, dan dakwah sosial. (AO)

