
Bandar Lampung, 9 Maret 2026 — Penerbit Agree Media secara resmi telah menyerahkan bukti terbit sebanyak 14 judul buku, 14 eksemplar kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. Kegiatan serah terima ini berlangsung di kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung sebagai bagian dari upaya mendukung tertib administrasi penerbitan sekaligus memperkaya koleksi literasi daerah.
Penyerahan buku dari pihak penerbit Agree Media diwakili oleh Bapak Fajar Prasetya, S.Pd bersama Ibu Dr. Oriza Agustin, M.Si. Sementara itu, dari pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, buku-buku tersebut diterima secara langsung oleh Bapak Fahrudin, S. IP dan Ibu Resi Wulansari, S.Kom selaku perwakilan instansi.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen penerbit dalam melaksanakan kewajiban serah simpan karya cetak, sekaligus mendukung penguatan budaya literasi di Provinsi Lampung. Melalui penyerahan bukti terbit tersebut, karya-karya yang diterbitkan diharapkan dapat menjadi bagian dari koleksi perpustakaan daerah sehingga dapat diakses oleh masyarakat luas, peneliti, maupun generasi muda. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Fahrudin menyampaikan bahwa kerja sama antara penerbit dan lembaga perpustakaan sangat penting dalam menjaga keberlanjutan dokumentasi karya intelektual masyarakat.
“Penyerahan bukti terbit ini merupakan bentuk tanggung jawab penerbit terhadap pelestarian karya cetak sekaligus kontribusi dalam memperkaya khazanah literasi daerah,” ujarnya.
Pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung diwakili oleh Ibu Resi juga menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Agree Media. Kehadiran buku-buku tersebut diharapkan dapat menambah referensi bacaan serta memperluas akses pengetahuan bagi masyarakat.
Dengan adanya kegiatan serah terima ini, diharapkan hubungan antara penerbit dan lembaga perpustakaan dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung perkembangan literasi dan dokumentasi karya tulis di Provinsi Lampung. Ke depan, kolaborasi ini juga dapat diperkuat melalui berbagai kegiatan literasi seperti podcast diskusi buku, bedah buku bersama penulis, pelatihan ilustrasi gambar bercerita, serta ruang berbagi pengalaman kreatif bagi penulis muda dan komunitas literasi. Berbagai kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya khazanah literasi, tetapi juga memperluas publikasi pemberitaan karya-karya yang terbit sehingga semakin dikenal oleh masyarakat luas serta mendorong lahirnya penulis dan karya baru dari Provinsi Lampung.(OA)

