Site icon

Bedah Buku Tabir Mahad : Inspirasi Literasi di Kota Metro

Foto Tim Agree Media Publishing. Dok. Agreemedia (25/09)

Festival Literasi 2025 yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Kota Metro menghadirkan sesi khusus Bedah Buku “Tabir Ma’had (Definisi Tersesat di Jalan yang Benar)” Kamis, 25 September 2025. Acara yang berlangsung pukul 10.00–12.00 WIB di panggung utama festival ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan literasi yang paling dinantikan pengunjung.

Buku Tabir Ma’had merupakan karya terbaru yang diterbitkan Agree Media Publishing, penerbit lokal yang aktif mendukung penulis muda dan menggerakkan budaya membaca. Buku ini dihadirkan untuk membuka ruang dialog tentang kehidupan di ma’had (asrama pendidikan Islam) sekaligus menginspirasi generasi muda agar berani menuangkan pengalaman hidup ke dalam tulisan.

Proses Kreatif Penulis

Sebagai penulis, Nadiya Arisandi hadir dan membagikan proses kreatif di balik lahirnya buku ini. Ia menceritakan bagaimana pengalaman hidup di lingkungan mahad mengajarkannya banyak hal tentang pencarian jati diri, nilai moral, dan perjalanan menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Foto penulis buku Tabir Ma’had. Nadiya Arisandi. Dok. Agreemedia (25/09)

“Menulis buku ini adalah cara saya berbagi kisah dan pelajaran hidup yang saya alami sendiri. Semoga pembaca bisa menemukan makna baru tentang perjalanan belajar dan pencarian jati diri,” ungkap Nadiya Arisandi.

Tinjauan Kritis dari Reviewer

Sesi bedah buku semakin hidup dengan kehadiran Ustadz Akhmad Zayuli, M.Sos., seorang motivator dan penggerak literasi dakwah yang bertindak sebagai reviewer. Ia memberikan ulasan kritis terhadap isi buku, menyoroti pesan moral yang terkandung di dalamnya serta relevansinya dengan tantangan generasi muda saat ini.

Ustadz Akhmad Zayuli, M.Sos., seorang motivator dan penggerak literasi dakwah yang bertindak sebagai reviewer. Dok. Agreemedia (25/09)

“Tabir Mahad tidak hanya bercerita tentang kehidupan di asrama, tetapi juga tentang proses pendewasaan diri dan mencari arah hidup yang benar. Buku ini penting dibaca anak muda,” ucapnya.

Diskusi Interaktif Bersama Audiens

Acara dipandu dengan hangat oleh Faizal Anwara, S.Sos., relawan gerakan komunitas pemberdayaan ekonomi berbasis public relation dari Teras Komunal. Ia menghubungkan dialog antara penulis, reviewer, dan audiens melalui sesi tanya jawab yang penuh antusiasme.

Acara dipandu dengan hangat oleh Faizal Anwara, S.Sos. Dok. Agreemedia. (25/09)

“Sharing seperti ini sangat bermanfaat, karena membuat penulis dan pembaca saling memahami proses kreatif sekaligus memperkuat budaya literasi,” tuturnya singkat.

Bagian dari Festival Literasi 2025

Kegiatan bedah buku ini menjadi salah satu rangkaian penting dari Festival Literasi 2025 yang digelar oleh Dispusarda Kota Metro bekerja sama dengan Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) dan Agree Media Publishing. Festival ini diharapkan mampu menjadi ruang pertemuan penulis, pembaca, dan penggiat literasi untuk saling menginspirasi dan menguatkan gerakan membaca serta menulis di Kota Metro.

Bedah Buku Tabir Mahad tidak hanya mengenalkan karya baru dari Agree Media Publishing, tetapi juga memberikan ruang diskusi yang menginspirasi tentang pentingnya menulis dan membaca di era digital. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa gerakan literasi di Kota Metro terus berkembang dan mendapat dukungan kuat dari berbagai pihak.(AO)

Exit mobile version