
METRO – Agree Media kembali membuka kelas kepenulisan secara daring melalui Zoom Meet pada Jumat, 17 Oktober 2025. Acara ini merupakan tindak lanjut dari sesi pendampingan sebelumnya dan bertujuan menumbuhkan semangat menulis fiksi bagi peserta.
Mengusung tema “Dari Ide ke Cerita: Wujudkan Imajinasi Jadi Karya”, kelas ini diikuti oleh berbagai peserta, mulai dari mahasiswa hingga masyarakat umum, termasuk perwakilan dari UIN Jurai Siwo Lampung dan Universitas Lampung (Unila). Ibu Oriza Agustin dari Agree Media serta beberapa tim Public Relation dan ilustrator juga turut hadir membersamai.
Disampaikan oleh Editor Kepala
Kelas ini dimentori langsung oleh Elin Wiji, Editor Kepala Agree Media Publishing. Elin Wiji merupakan lulusan Komunikasi Periklanan UGM yang memiliki latar belakang kuat di bidang desain, iklan, dan kepenulisan.
Sebelum menjabat di Agree Media, ia pernah berkarier sebagai Art Director di industri periklanan, memproduksi iklan cetak dan TV. Elin juga dikenal sebagai ilustrator buku anak dan layouter buku-buku terbitan Kemendikbud dan BRIN.
Kecintaannya pada dunia literasi telah menghasilkan sejumlah karya, mulai dari flash fiction di media sosial, antologi cerpen, hingga terpilih sebagai salah satu penulis dalam sayembara Kemendikbud pada tahun 2024. Salah satu karyanya, buku cerita anak berjudul Bena Boleh Merasa, bahkan ia tulis dan ilustrasikan sendiri.
Ide Menulis Ada di Sekitar Kita
Suasana kelas yang dipandu oleh moderator Nadiya Arisandi berjalan santai dan interaktif. Elin Wiji berbagi pengalamannya dalam mencari ide atau inspirasi.
“Semua orang bisa menulis, karena ide ada di sekitar kita,” pungkas Elin, memotivasi para peserta agar tidak ragu memulai.
Salah satu peserta, Fitri Amalia, mahasiswi program studi Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) UIN Jurai Siwo Lampung, menyampaikan kesan positifnya. “Rasanya ingin menulis terus dan lagi setelah mengikuti kelas ini. Menulis itu ternyata mudah, tetapi perlu konsisten,” ujarnya.
Diharapkan, melalui kegiatan berkelanjutan semacam ini, Agree Media dapat terus memfasilitasi dan mencetak penulis-penulis baru yang konsisten melahirkan karya-karya fiksi berkualitas, sekaligus meningkatkan literasi di kalangan akademisi dan masyarakat luas. (ND)
