Site icon

Prodi HESy UIN Jusila Selenggarakan Guest Lecture: Bedah Transformasi Digital dan Tantangan Hukum Asuransi Syariah

Flyer Event Transformasi Digital Dan Tantangan Hukum dalam Asuransi Syariah. Dok. Screenshot AgreeMedia (05/12)

Jumat, 5 Desember 2025 — Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah UIN Jusila kembali menggelar kegiatan akademik bertaraf nasional melalui penyelenggaraan Guest Lecture bertema “Transformasi Digital dan Tantangan Hukum dalam Asuransi Syariah”. Acara yang berlangsung secara daring melalui Google Meet ini diikuti oleh seluruh mahasiswa HESy, khususnya mahasiswa semester 5 yang tengah menempuh mata kuliah Hukum Asuransi Syariah.

Kegiatan dipandu oleh Rossi Loulita Nurcholis (mahasiswa HESy angkatan 2023), dengan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Moelki Fahmi Ardliansyah, M.H., Kaprodi HESy UIN Jusila sebagai Keynote Speaker, serta Mu’adil Faizin, M.H., Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Agree Media turut optimalkan peran sebagai media partner dengan publisitas.

Sesi pemaparan, Bapak Moelki Fahmi Ardliansyah, M.H. (Kaprodi HESy UIN Jusila). Dok. Screenshot AgreeMedia (05/12)

Digitalisasi Asuransi Syariah Jadi Fokus Utama

Dalam sesi pemaparan, Moelki Fahmi Ardliansyah, M.H. menekankan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan yang kini membentuk wajah baru industri asuransi syariah. Berbagai perusahaan di Indonesia mulai menerapkan layanan e-policy, digital claim, sistem underwriting otomatis, hingga penggunaan chatbot untuk meningkatkan layanan kepada peserta. Tren global bahkan menunjukkan perkembangan smart contract berbasis blockchain untuk transparansi dana tabarru’.

“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami fikih dan regulasi. Literasi digital kini menjadi kebutuhan utama,” tegasnya.

Moelki kemudian memaparkan empat poin penting terkait digitalisasi asuransi syariah:

1. Digitalisasi sebagai Realitas Industri Modern

Era baru ini menghadirkan efisiensi sekaligus menuntut kemampuan analitis mahasiswa terhadap produk digital.

2. Prinsip Syariah dalam Ekosistem Digital

Akad digital tetap harus memenuhi syarat sah ijab qabul. Ia juga menyoroti pentingnya transparansi informasi dalam aplikasi serta kewaspadaan terhadap potensi bias algoritma dalam AI underwriting.

3. Tantangan Hukum Digital

Meliputi legalitas dokumen digital, isu yurisdiksi, kewajiban perlindungan data pribadi sesuai UU PDP, hingga penggunaan bukti elektronik dalam sengketa digital.

4. Peluang Besar bagi Mahasiswa HESy

Meningkatnya kebutuhan tenaga profesional seperti sharia compliance officer, konsultan regulasi insurtech, dan analis kebijakan membuka ruang karier yang luas bagi lulusan HESy.

Narasumber Kupas Sejarah dan Tren Insurtech Syariah

Melengkapi materi keynote, Mu’adil Faizin, M.H. menyampaikan uraian historis asuransi syariah, mulai dari kebijakan ekonomi Nabi Yusuf hingga praktik ‘aqilah pada masa Rasulullah SAW. Ia menjelaskan bahwa konsep takaful lahir dari kebutuhan masyarakat akan sistem perlindungan berbasis ta’awun atau tolong-menolong.

Bapak Mu’adil Faizin, M.H., Dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Dok. Screenshot AgreeMedia (05/12)

Dalam pengelolaannya, asuransi syariah terdiri atas tiga jenis dana utama, yakni Dana Tabarru’, Dana Perusahaan, dan Dana Investasi Peserta.

Mu’adil juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan fintech dan insurtech syariah meningkat hingga 27% dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan kini bermunculan platform micro takaful digital yang menawarkan akses perlindungan syariah dengan biaya terjangkau. Menurutnya, Indonesia memiliki peluang besar mengingat jumlah penduduk muslim terbesar di dunia serta meningkatnya kepercayaan terhadap produk keuangan syariah.

Mu’adil juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan fintech dan insurtech syariah meningkat hingga 27% dalam beberapa tahun terakhir. Dok. Screenshot AgreeMedia (05/12)

Meski demikian, ia mengingatkan adanya tantangan berupa rendahnya literasi masyarakat, kebutuhan penguatan regulasi, serta tantangan integrasi teknologi dalam operasional asuransi syariah.

Penutup: Bekal untuk Menghadapi Era Digital

Kegiatan guest lecture ini memberikan pemahaman komprehensif kepada mahasiswa terkait dinamika hukum asuransi syariah di tengah arus digitalisasi global. Melalui acara ini, mahasiswa diharapkan dapat mengikuti perkembangan industri keuangan syariah serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan hukum dan teknologi di masa mendatang.

Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Jusila menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan kegiatan akademik yang relevan, inovatif, dan mendukung penguatan kompetensi mahasiswa agar siap berkontribusi di dunia profesional.(OA)

Exit mobile version