Metro, Agree Media Publishing – Agree Media sukses menyelenggarakan acara podcast bersama para penulis cilik dari SDIT Wahdatul Ummah pada Sabtu, 9 Agustus 2025 yang mengusung tema “Imajinasi, Crayon ke Keyboard”. Program ini merupakan bagian dari layanan eksklusif Agree Media Kids untuk mempromosikan dan mendukung bakat menulis dalam hal ini siswa SDIT Wahdatul Ummah yang telah menjadi penulis cilik dibeberapa judul Buku Bercerita dan Komik Dakwah.

Acara podcast ini menghadirkan penulis cilik Nada Syauqia, Danish Alkhalifi Ahnaf, Arsya Sauqiya Yesdiana, dan Shahnaz Hayfa Aqila. Mereka ditemani oleh Ibu Fitriya Ningsih, S.Pd.I., selaku Kepala Sekolah SDIT Wahdatul Ummah, Bapak Adri Yusro, S.Pd.I., Ibu Maya Yuliani, S.Pd., Ibu Mu’minatul Faizah, S.Kom., dan Ibu Anny Muflikha, S.Pd., sebagai pendamping literasi. Tim Agree Media yang bertugas, termasuk Nadiya Arisandi sebagai host, Aina Oktaviani selaku assistant PR dan reporter, Anisaul Khoiriyah sebagai floor director, Fina Ayu dan Anisaul Azizah sebagai Host Tiktok dan Lutfi Ilhami, S.Kom., sebagai fotografer dan tim teknis lainnya, turut menyukseskan jalannya acara.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dari kerja sama antara Agree Media dan SDIT Wahdatul Ummah. “Kegiatan ini diadakan sebagai salah satu layanan kami untuk penulis, khususnya di Agree Media Kids. Kami ingin para penulis cilik ini dapat dibranding di sebuah acara, baik itu Q-time maupun podcast,” ujar Ustadzah Yulianti, Lc.,M.Pd.I penanggung jawab konten dakwah dari Agree Media.

Kolaborasi ini juga merupakan kelanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak yang bertujuan meningkatkan literasi di sekolah. Menurut Ibu Fitriya, sinergi ini sangat berdampak positif. “Awalnya, indeks literasi di sekolah kami ‘merah’, tetapi setelah bersinergi dengan Agree Media dan menerbitkan pic book hingga komik, indeks kami menjadi naik dan sekarang sudah ‘hijau’,” ungkap Ibu Fitriya saat diwawancarai.

Para penulis cilik berbagi cerita seru dan inspiratif selama proses pembuatan buku. Danish, misalnya, mengaku sangat senang karena hobi menggambarnya dapat tersalurkan, sementara Syauqia membuat semua hadirin tertawa dengan kisahnya yang nekat melanjutkan menggambar komik menggunakan lilin saat listrik di rumahnya padam.
Di akhir acara, Ibu Fitriya menyampaikan harapannya kepada para orang tua agar terus menjadi fasilitator dan sistem pendukung bagi anak-anak di rumah. “Sekolah sudah memberi ruang dan wadah, jadi orang tua harus menjadi support system,” pungkasnya.

Harapan Agree Media
Dengan terselenggaranya acara ini, Agree Media berharap dapat terus menjalin sinergi positif dengan berbagai pihak, khususnya sekolah, untuk mendukung tumbuh kembang literasi anak-anak di Indonesia. Kami yakin bahwa setiap anak memiliki potensi untuk berkarya, dan Agree Media berkomitmen untuk menjadi wadah bagi mereka agar dapat terus berkreasi dan menginspirasi. (ND/AO)