You are currently viewing Agree Media x Payungi Angkat Etika Komunikasi Digital Bersama UIN Jurai Siwo Lampung  Puasa Menjaga Lisan Di Ruang Digital

Agree Media x Payungi Angkat Etika Komunikasi Digital Bersama UIN Jurai Siwo Lampung Puasa Menjaga Lisan Di Ruang Digital

 

 

Bapak Dr. Muhajir, M.Kom.I., selaku Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Jurai Siwo Lampung. Dok. Agreemedia (03/03)

Metro, 3 Maret 2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Agree Media bekerja sama dengan Payungi dan UIN Jurai Siwo Lampung menggelar podcast bertajuk “Puasa Menjaga Lisan di Ruang Digital” pada Selasa (03/03/2026) pukul 16.00–17.00 WIB di Pasar Payungi Metro.

Hadir Ibu Dr. Oriza Agustin M. Si. , Bapak Dharma Setyawan M. E., (Founder Payungi) Aziz Mustofa Anwar, Nimatus Sa’adah, Aina Oktaviani, S. Sos, Muhammad Fahimu Fuad, Akmal Fauzan, Nurul Amirah, S. Pd, Aisyah Nur Fadilah, M.Si  selaku Tim Agree media Publishing dan juga para peserta dari Mahasiswa UIN JUSILA Prodi Ekonomi Syariah.

Tim Agree Media dan Bapak Dharma Setyawan M. E., (Founder Payungi)

Kegiatan ini menghadirkan Bapak Dr. Muhajir, M.Kom.I., selaku Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) UIN Jurai Siwo Lampung, sebagai narasumber utama. Podcast ini mengangkat urgensi menjaga etika komunikasi di era digital, khususnya selama bulan Ramadhan.

Dalam pemaparannya, Bapak Dr. Muhajir menegaskan bahwa makna puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari ucapan, komentar, dan konten digital yang dapat merugikan orang lain. Di tengah derasnya arus informasi dan interaksi media sosial, menjaga lisan kini mencakup setiap unggahan, pesan, dan respons yang disampaikan di ruang digital.

“Ruang digital adalah perpanjangan dari ruang sosial kita. Apa yang kita tulis dan sebarkan mencerminkan karakter dan nilai yang kita anut. Puasa menjadi momentum untuk melatih kesadaran dan tanggung jawab dalam bermedia,” ungkap Bapak Dr. Muhajir dalam sesi diskusi.

Bapak Dr. Muhajir menegaskan bahwa makna puasa tidak hanya sebatas menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari ucapan, komentar, dan konten digital yang dapat merugikan orang lain. Dok. Agreemedia (03/03)

Podcast yang dipandu oleh Abdul Aziz Mustofa Anwar, Arabic Editor & Community Engagement Staff Agree Media, berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta. Diskusi turut menyoroti fenomena ujaran kebencian, penyebaran hoaks, hingga pentingnya literasi digital dalam membangun masyarakat yang santun dan beretika.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Agree Media dalam menghadirkan ruang edukasi publik yang relevan dengan tantangan zaman. Melalui kolaborasi bersama Payungi dan UIN Jurai Siwo Lampung, acara ini diharapkan mampu mendorong generasi muda menjadikan Ramadhan sebagai momentum refleksi diri, termasuk dalam aktivitas bermedia sosial.

Saat Podcast berlangsung di Payungi Metro Lampung. Dok. Agreemedia (03/03)

Acara ini turut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Payungi, Payungi Space, Teras Komunal, Fat Food, Fat O, Fat Beauty, DT Peduli, AFA Project, serta PT Qotrun Nada, yang secara konsisten mendukung kegiatan edukasi, sosial, dan literasi di Kota Metro.

Dengan terselenggaranya podcast ini, Agree Media berharap pesan tentang pentingnya menjaga lisan di ruang digital dapat menjadi gerakan kolektif dalam membangun ekosistem komunikasi yang lebih sehat, beradab, dan selaras dengan nilai-nilai Ramadhan. (NS/AO)

Leave a Reply