Metro, Lampung – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi digital, Program Studi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) IAIN Metro menjalin kerja sama dengan Agreemedia. Rancangan Kerja sama ini akan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) ke depannya.
Hadir dalam diskusi tersebut PLT Ketua Prodi Ilmu Hadis, Muhammad Fauzhan Azima, M.Ag., serta tim Agree Media yang di wakili oleh, Dr. Oriza Agustin, M.Si. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan literasi mahasiswa dalam bidang dakwah digital dan jurnalistik hadis, sekaligus memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri media.
Dalam diskusi dengan pihak Agree Media, Ketua Program Studi Ilmu Hadis FUAD IAIN Metro menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Menurutnya, kolaborasi dengan Agreemedia akan membuka peluang besar bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari para profesional di dunia media.
“Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan lulusan yang tidak hanya memahami ilmu hadis secara mendalam tetapi juga mampu menyebarkannya secara kreatif dan profesional melalui media digital,” ujar beliau.
Sementara itu, Agree Media menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung pengembangan kemampuan mahasiswa dalam memproduksi konten dakwah berbasis hadis yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Juga implementasi ilmu dan keahlian dalam mengedit naskah dan proses terbit karya ilmiah berupa buku, majalah dakwah dll.
“Kami berharap kerja sama ini dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cakap dalam ilmu Agama tetapi juga mahir dalam menyampaikan pesan dakwah melalui platform digital,” tuturnya.
Adapun poin-poin penting dalam MoU dan MoA ini meliputi pengembangan kurikulum berbasis literasi media, pelatihan jurnalistik dakwah, magang mahasiswa, dan penyediaan platform publikasi karya ilmiah dan dakwah mahasiswa.

Program Studi Ilmu Hadis (Prodi ILHA)
Prodi ILHA merupakan salah satu program studi yang ada di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah IAIN Metro. Program studi ini bertekad menghasilkan lulusan berkarakter yang mumpuni dalam bidang hadis dan ilmu-ilmu hadis serta bersinergi dengan nilai-nilai socio-eco-techno-preneurship. Tidak hanya mendasarkan kajiannya pada turats berupa literatur asli hadis dan ilmu-ilmu hadis, Prodi Ilmu Hadis IAIN Metro juga bertekad mendekatkan mahasiswa pada perkembangan dunia digital sehingga mahasiswa mampu mendokumentasikan hadis secara digital (digitalisasi hadis). Selain itu, pemahaman hadis yang proporsional antara tekstual dan kontekstual juga menjadi konsen Prodi Ilmu Hadis IAIN Metro dalam rangka mengarusutamakan nilai-nilai moderasi beragama.

Dengan disokong oleh Tenaga Pengajar yang andal dan profesional (yang terdiri dari Guru Besar/Profesor serta Dosen dengan gelar Doktor dan Magister bidang hadis dan ilmu-ilmu hadis, lulusan dalam dan luar negeri), ruang kelas yang representatif, perpustakaan yang nyaman dan inspiratif, serta uang kuliah tunggal (UKT) yang terjangkau (mulai dari Rp. 400.000 s.d 3.000.000/semester), Prodi Ilmu Hadis IAIN Metro optimis dapat memberikan pengalaman kuliah yang menyenangkan. Tidak hanya itu, mahasiswa Prodi Ilmu Hadis IAIN Metro juga berkesempatan meraih program beasiswa yang tersedia, antara lain: beasiswa KIP Kuliah, beasiswa Bank Indonesia (BI), beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI), beasiswa Baznas, beasiswa tahfizh al-Qur’an, dan beasiswa prestasi akademik. Lokasi kampus yang strategis, yaitu di Kota Metro yang berjuluk Kota Pendidikan dengan biaya hidup murah, juga menjadi daya tarik tersendiri untuk berkuliah di IAIN Metro, Prodi Ilmu Hadis.
Dengan bekal Tridharma Perguruan Tinggi (pengajaran, riset/penelitian, pengabdian kepada masyarakat) yang memadai dan seimbang, lulusan Prodi Ilmu Hadis IAIN Metro memiliki masa depan cerah dengan prospek kerja yang luas, di antaranya: sebagai akademisi (seperti: guru al-Qur’an Hadis, pengajar pondok pesantren, asisten peneliti hadis dan sosial keagamaan, penulis dan editor buku keislaman) serta sebagai praktisi (seperti: penghulu KUA, penyuluh agama Islam, konsultan agama Islam di instansi negeri maupun lembaga swasta, pembimbing rohani Islam TNI/Polri). Tidak hanya itu, lulusan Prodi Ilmu Hadis IAIN Metro juga berpeluang bekerja sebagai konten kreator dakwah digital dan jurnalis atau reporter keagamaan di media cetak maupun media elektronik.

Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan mahasiswa Prodi Ilmu Hadis FUAD IAIN Metro dapat memaksimalkan potensi mereka dalam menyebarkan dakwah berbasis hadis melalui berbagai media modern. Diskusi ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan sinergi akademik dan media yang berkelanjutan. (LI)