
Metro, 23 Oktober 2025 — Dalam upaya memperkuat ekosistem literasi dan mewujudkan visi Kota Metro sebagai Kota Cerdas, Penerbit Agree Media diwakili Ibu Oriza Agustin, bersama Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) dihadiri oleh Bapak Agus Riyanto, M.Pd. sepakat berkolaborasi turut bergerak dalam program strategis “Metro Menulis”. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Galery Agree Media, Jalan Tawes, Kota Metro, dan menjadi langkah nyata turut berperan membangun jembatan kolaborasi pejuang literasi Kota Metro.
Kota Metro selama ini dikenal sebagai salah satu pusat literasi terdepan di Provinsi Lampung. Dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tertinggi kedua di provinsi serta Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi dengan angka 94,91 persen pada tahun 2024, Metro terus memperkuat posisinya sebagai kota yang tumbuh melalui literasi.
Mendorong Budaya Menulis Masyarakat
Program Metro Menulis dirancang untuk mempercepat terwujudnya masyarakat literat yang adaptif dan berkarakter. Program ini menargetkan tumbuhnya budaya baca dan tulis di berbagai kalangan — mulai dari pelajar, mahasiswa, guru, hingga komunitas literasi. Selain itu, Metro Menulis juga mendorong kolaborasi lintas lembaga pendidikan, penerbit, dan pemerintah daerah dalam pembangunan literasi berkelanjutan.

Sasaran dan Manfaat Program
Program ini terbuka bagi seluruh masyarakat Kota Metro, dengan sasaran utama antara lain: Pemerintah Kota Metro, lembaga pendidikan, penerbit, pelajar, mahasiswa, serta komunitas literasi. Melalui program ini, diharapkan setiap elemen masyarakat dapat berperan aktif mengembangkan tradisi menulis dan menyebarkan gagasan positif bagi kemajuan daerah.
Enam Fase Pelaksanaan
Pelaksanaan Metro Menulis terbagi dalam enam fase terstruktur:
1. Penjajagan kebutuhan program bersama mitra strategis seperti sekolah, kampus, dan komunitas literasi.
2. Pelatihan Menulis (Kelas Menulis) selama dua hari di masing-masing lembaga mitra.
3. Pendampingan RTL (Rencana Tindak Lanjut) selama dua bulan melalui bimbingan daring.
4. Penyuntingan dan penerbitan karya, termasuk proses layout dan pencetakan buku.
5. Expo Karya Buku sebagai wadah apresiasi dan promosi karya peserta.
6. Bedah Buku Metro Menulis yang akan digelar secara berkala.
Alur kegiatan ini menunjukkan proses menyeluruh dari tahap penjajagan hingga lahirnya karya nyata berupa buku yang dapat dibaca masyarakat luas.

Model Pembiayaan Kolaboratif
Program ini dijalankan melalui pola cost sharing yang melibatkan banyak pihak. Lembaga pendidikan atau komunitas menanggung biaya pelatihan, penerbit menanggung biaya pendampingan dan pelatih, sementara peserta menanggung biaya editing dan cetak. Biaya operasional program didukung oleh sponsor. Model kolaboratif ini menjadi wujud sinergi nyata antara pemerintah, penerbit, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Sinergi Literasi Menuju Kota Cerdas
Kolaborasi antara Agree Media, RELIMA, dan relawan Gerakan Komunitas Pemberdayaan Ekonomi dan Dakwah “Teras Komunal” juga menjadi bagian dari gerakan Literasi Dakwah Anak yang saat ini dipelopori dan sedang berjalan oleh Tim Agree Media Kids. Sinergi ini tidak hanya memperluas jangkauan literasi, tetapi juga menegaskan bahwa literasi dapat menjadi jembatan bagi dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui semangat kebersamaan ini, Program Metro Menulis diharapkan menjadi wadah kreatif bagi para pelajar dan pegiat literasi untuk berkarya sekaligus menjadi simbol gerakan literasi berbasis masyarakat. Kota Metro pun semakin mantap meneguhkan diri sebagai Kota Literat dan Cerdas — tempat di mana ide-ide tumbuh, ditulis, dan menginspirasi perubahan. (OR)