Metro Timur, 24 April 2025 — Mahasiswa dari jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Metro turut berpartisipasi dalam kegiatan pendampingan penulisan buku anak dan komik di SDIT Wahdatul Ummah (WU) Metro. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara pihak sekolah, tim dari Agree Media Publishing, serta mahasiswa yang tengah menjalani praktik pengalaman lapangan (PPL).
Bertempat di SDIT Wahdatul Ummah, Yosorejo, Metro Timur, kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusiasme, melibatkan siswa kelas 3 hingga 5 yang didampingi langsung oleh para guru dan mahasiswa. Turut hadir dalam kegiatan tersebut tim dari Agree Media Publishing: Dr. Oriza Agustin, M.Si, Lutfi Ilhami, S.Kom, serta dari pihak SD IT WU, Andri Yusro, S.Pd.I., dan Mutia Retno Sari, S.Pd., bersama lima mahasiswa dari IAIN Metro yaitu Abdul Aziz Mustafa Anwar, Aina Oktaviani, Arum Trisnaning Tyas, Melin Maulinta dan Nikmatus Saadah.
Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong tumbuhnya minat literasi di kalangan siswa melalui proses kreatif menulis cerita anak dan menggambar komik. Para guru berperan aktif sebagai pendamping dan fasilitator utama dalam menggali potensi siswa, didampingi oleh mahasiswa yang memberikan bimbingan teknis serta semangat baru dalam suasana belajar.

Sebelum pelaksanaan pendampingan, siswa telah mengisi lembar minat dan ide cerita sebagai tahap awal eksplorasi bakat. Hasilnya menjadi dasar pengembangan karya mereka yang kemudian difasilitasi dalam sesi-sesi pendampingan. Mahasiswa membantu siswa dalam menyusun alur cerita, menciptakan karakter, serta mengilustrasikan ide mereka dalam bentuk komik dan cerita bergambar.
Aziz, salah satu mahasiswa magang KPI, menyampaikan kesannya, “Kami sangat senang bisa terlibat dalam kegiatan ini. Anak-anak sangat antusias dan penuh ide. Ini pengalaman berharga bagi kami, sekaligus menjadi ajang belajar dan mengabdi lewat literasi.”
Selain itu, para guru SDIT Wahdatul Ummah, yang dijuluki sebagai Pejuang Literasi, menunjukkan dedikasi luar biasa. Mereka tidak hanya mendampingi siswa, tetapi juga aktif berdiskusi dan belajar bersama tim pendamping demi menghasilkan karya terbaik. Kolaborasi antara guru dan mahasiswa menjadi titik temu yang positif dalam menghidupkan semangat literasi di lingkungan sekolah.
Kepala SDIT Wahdatul Ummah, Fitriyani Ningsih, S.Pd.I., menyampaikan apresiasinya, “Kami sangat mengapresiasi kontribusi mahasiswa dan tim Agree Media. Mereka telah membantu menciptakan ruang yang inspiratif bagi siswa kami. Semoga kerja sama ini terus berlanjut dan memberikan dampak yang luas.”
Sebagai bagian akhir dari rangkaian kegiatan, para siswa diminta untuk menyerahkan hasil karya mereka. Karya-karya terpilih akan diterbitkan dalam bentuk komik edisi ke-2 SDIT Wahdatul Ummah serta antologi cerita anak. Ini menjadi wujud nyata dari proses kreatif yang tidak hanya membangun keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri siswa dalam mengekspresikan gagasan mereka.

“Diterbitkannya karya siswa menjadi bukti bahwa setiap anak punya potensi luar biasa. Kami berharap ini jadi awal dari kebiasaan menulis dan berkarya yang terus berkembang,” ujar Mutia Retno Sari dari tim Agree Media.
Melalui kegiatan ini, SDIT Wahdatul Ummah, bersama guru-guru pejuang literasi dan mahasiswa IAIN Metro, membuktikan bahwa kerja kolaboratif dalam pendidikan dapat melahirkan semangat literasi yang kuat, sejak usia dini.