Pertemuan penulis tahap II kembali digelar dalam rangkaian Gerakan Literasi Nasional 2024. Elin Wiji, Executive Director Agree Media Publising, kembali mendapat undangan di acara yang berlangsung di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. Acara yang dimulai sejak tanggal 18-21 Agustus 2024, dihadiri oleh lebih dari 200 peserta yang terdiri penulis buku cerita anak dan ilustrator.
Undangan ini diterima Elin karena kepesertaannya dalam ajang Sayembara Gerakan Literasi Nasional, yang berhasil meloloskan naskah yang ditulis dan diilustrasikan sendiiri oleh Elin. Buku cerita bergambar untuk anak yang berjudul Bena Boleh Merasa, mengangkat tema tentang pencegahan kekerasan terhadap anak. Dalam buku yang ditujukan untuk anak usia 9-11 tahun ini, pembaca akan diajak untuk mengenal ragam emosi dan cara melepaskan emosi tersebut dengan cara yang baik.

Acara pertemuan penulis tahap II ini dibuka oleh Sekretaris Badan Bahasa, bapak Hafidz Muksin, yang menyampaikan bahwa para penulis seyogyanya memahami kaidah bahasa indonesia dan mengharapkan dapat melakukan self editing pada karyanya sebelum masuk ke editor. Sehubungan dengan hal tersebut, dalam acara pertemuan penulis kali ini diberikan materi tentang tata bahasa indonesia dan dilanjutkan dengan Uji Kemampuan Berbahasa Indonesia (UKBI) adaptif yang dikuti oleh seluruh peserta secara bergantian.
Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) itu sendiri secara sederhana adalah sebuah tes yang dirancang untuk mengukur kemampuan seseorang dalam berbahasa Indonesia. Tes ini akan menilai kemampuan Anda dalam mendengarkan, membaca, menulis, dan berbicara dalam bahasa Indonesia. Tujuan dari uji kemahiran ini antara lain untuk:
- Mengukur tingkat kemahiran: UKBI akan memberikan gambaran seberapa baik Anda menguasai bahasa Indonesia.
- Sebagai standar: Hasil UKBI dapat digunakan sebagai bukti kemampuan berbahasa Indonesia, misalnya untuk keperluan akademik atau profesional.
- Pengembangan bahasa: UKBI juga dapat menjadi acuan untuk mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia.
Dari hasil uji tersebut, alhamdulillah Elin Wiji mendapat predikat nilai “Sangat Unggul”. Predikat ini menunjukkan bahwa peserta uji memiliki kemahiran yang sangat tinggi dalam berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia, baik lisan maupun tulis. Dengan kemahiran ini peserta tidak memiliki kendala dalam berkomunikasi untuk keperluan sintas, sosial, dan keprofesian. Hal ini tentu saja memberi pengaruh yang cukup signifikan dalam peningkatan kualitas bacaan terbitan Agree Media.

Sekilas tentang profil Elin Wiji yang mengawali karirnya sebagi seorang grafis desainer di sebuah agensi periklanan di Jakarta sejak tahun 2006. Disela-sela kesibukannya bekerja di kantor, Elin menyempatkan diri untuk mengambil pekerjaan lepas waktu sebagai desainer cover buku. Inilah yang menjadi gerbang awal dia berkenalan dengan industri penerbitan. Di awal tahun 2020, Elin resmi bergabung dengan Agree Media, membawahi tim kreatif. Hingga kini, kecintaannya pada dunia desain dan tulis menulis terus membawanya menuju pintu-pintu pengalaman baru yang akan terus ia jelajahi.