Metro, 19 Agustus 2026 โ Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD) UIN Jurai Siwo Lampung melaksanakan Faculty Development Program (FDP) Peningkatan Kompetensi Dosen selama dua hari, 18โ19 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang bagi para dosen untuk memperkuat kemampuan dalam merancang sekaligus menerapkan pembelajaran yang berorientasi pada capaian mahasiswa.
Hari pertama FDP, Selasa (18/8/2026), difokuskan pada penguatan penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE). Kegiatan menghadirkan ๐๐ซ๐จ๐. ๐๐ซ. ๐๐๐ง ๐๐๐ฒ๐๐ก ๐๐๐๐ง๐ข๐ฅ๐๐ก, ๐.๐๐. sebagai narasumber dan ๐๐ซ. ๐๐ฎ๐ก๐๐ฃ๐ข๐ซ, ๐.๐๐จ๐ฆ.๐. sebagai moderator.
Para dosen mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah, materi, metode pembelajaran, aktivitas mahasiswa, hingga asesmen.
Hadir Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, ๐๐๐ฎ ๐๐ซ๐จ๐. ๐๐ซ. ๐๐๐ ๐๐ฆ๐๐ฆ๐ข, ๐.๐๐., ๐๐จ๐ง๐ฌ., yang menilai kegiatan tersebut penting untuk membantu dosen memahami bahwa RPS bukan sekadar dokumen administratif perkuliahan.
Hadir juga Wakil Rektor UIN Jurai Siwo Lampung, ๐๐๐ฉ๐๐ค ๐๐๐๐ข ๐๐ซ๐ฐ๐๐ง๐ฌ๐ฒ๐๐ก, yang membahas bahwa RPS berbasis OBE harus mampu menunjukkan hubungan yang jelas antara proses pembelajaran dengan kompetensi yang diharapkan dimiliki mahasiswa.
Hadir pula Dekan FUAD UIN Jurai Siwo Lampung, ๐๐๐ฉ๐๐ค ๐๐ซ. ๐๐ฅ๐๐๐ซ๐ซ๐ ๐๐๐ซ๐๐๐ข๐ง๐ข, ๐.๐๐. โMelalui FDP ini, dosen tidak hanya diajak untuk menyusun RPS secara administratif, tetapi juga memahami bagaimana setiap komponen pembelajaran saling terhubung dengan capaian yang ingin dicapai oleh mahasiswa,โ jelasnya.
Turut hadir Wakil Dekan I FUAD UIN Jurai Siwo Lampung, ๐๐ซ. ๐๐ก๐จ๐ข๐ซ๐ฎ๐ซ๐ซ๐ข๐ฃ๐๐ฅ, ๐.๐๐ ., ๐๐., Wakil Dekan II, ๐๐ซ. ๐๐ฌ๐ญ๐ฎ๐ญ๐ข ๐๐๐ญ๐ฆ๐ข๐ง๐ข๐ง๐ ๐ฌ๐ข๐ก, ๐.๐๐ ., ๐.๐๐จ๐ฌ.๐., Wakil Dekan III, ๐๐๐ฆ๐ฅ๐๐ง ๐๐ฅ๐ก๐๐ง๐ฒ, ๐.๐๐ ., ๐.๐๐ ., serta ๐๐๐ค ๐๐ข๐ฃ๐๐ฅ.
Jajaran pimpinan FUAD menjelaskan bahwa pendekatan OBE menempatkan hasil belajar mahasiswa sebagai bagian penting dalam perencanaan pembelajaran. Dengan demikian, proses perkuliahan tidak hanya berfokus pada materi yang disampaikan dosen, tetapi juga pada kemampuan yang diperoleh mahasiswa setelah mengikuti pembelajaran.
Memasuki hari kedua, Rabu (19/8/2026), kegiatan FDP berfokus pada penguatan metode pembelajaran yang efektif dan interaktif. Materi disampaikan oleh ๐๐ซ๐จ๐. ๐๐ซ. ๐๐จ๐ฐ๐ข๐ฒ๐๐ก, ๐.๐๐. dengan ๐๐๐ฅ๐๐๐ฃ๐ซ๐ข, ๐.๐๐. sebagai moderator.
Pada sesi ini, para dosen tidak hanya mendapatkan pemaparan materi secara konseptual, tetapi juga terlibat dalam praktik pembelajaran melalui simulasi dan peer teaching. Beberapa peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan metode pembelajaran di hadapan peserta lainnya.
Sebagai dosen praktisi, ๐๐ซ. ๐๐ซ๐ข๐ณ๐ ๐๐ ๐ฎ๐ฌ๐ญ๐ข๐ง, ๐.๐๐ข., bersama beberapa dosen praktisi media lainnya, termasuk ๐๐๐๐ซ๐ข ๐๐ซ๐๐ข, turut antusias mengikuti kegiatan praktik tersebut. Kegiatan ini memberikan pengalaman yang berbeda karena dosen dapat melihat secara langsung penerapan metode pembelajaran sekaligus memperoleh evaluasi dan masukan.
Hal menarik dari kegiatan ini adalah adanya praktik langsung. Dosen tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga mencoba menerapkan metode pembelajaran dan mendapatkan evaluasi. Ini menjadi ruang refleksi untuk melihat apa yang sudah baik dan apa yang masih perlu dikembangkan.
Pemilihan metode pembelajaran juga harus disesuaikan dengan karakteristik mata kuliah, tujuan pembelajaran, serta kebutuhan mahasiswa. Dosen dituntut untuk mampu menciptakan pembelajaran yang mendorong mahasiswa aktif berpikir, berdiskusi, berargumentasi, memecahkan masalah, dan bekerja sama.

Rangkaian kegiatan selama dua hari tersebut menunjukkan adanya keterkaitan antara perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran. RPS berbasis OBE yang telah disusun perlu diterapkan melalui metode pembelajaran yang mampu mendukung tercapainya kompetensi mahasiswa.
Peningkatan kompetensi dosen perlu dilakukan secara berkelanjutan. Dosen tidak hanya dituntut menguasai substansi keilmuan, tetapi juga perlu terus mengembangkan kemampuan pedagogik dan beradaptasi dengan kebutuhan pembelajaran.
Perencanaan yang baik harus diikuti dengan implementasi yang baik. Karena itu, kemampuan dosen dalam memilih metode, membangun interaksi, dan mengevaluasi pembelajaran juga menjadi bagian penting dalam memastikan capaian pembelajaran mahasiswa dapat terwujud.
Harapan ke depan, FDP tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran di lingkungan FUAD UIN Jurai Siwo Lampung. Kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman, melakukan refleksi, sekaligus memperkuat kolaborasi akademik antardosen.
Pelaksanaan FDP selama dua hari ini menjadi bagian dari upaya FUAD UIN Jurai Siwo Lampung dalam meningkatkan kompetensi dosen dan memperkuat mutu pembelajaran. Penguatan RPS berbasis OBE serta penerapan metode pembelajaran interaktif diharapkan mampu menciptakan proses perkuliahan yang lebih terarah, aktif, terukur, dan berorientasi pada capaian kompetensi mahasiswa.